Hari Pendidikan Nasional
 Sekilas Info : 15 Desember 2012 : Dirgahayu Kota Tarakan ke - 15     27 November 2012 : Himbauan Kepada seluruh Masyarakat Kota Tarakan yang akan meninggalkan rumah / tempat tinggal dalam keadaan kosong, agar memeriksa kembali kompor dan alat-alat elektronik dalam keadaan aman, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan     21 November 2012 : Dihimbau kepada masyarakat yang akan meninggalkan rumah/ tempat tinggal dalam keadaan kosong, agar memeriksa kembali kondisi pintu dan jendela agar dalam keadaan terkunci rapat, untuk menghindari terjadinya tindakan yang tidak diharapkan.     15 November 2012 : Selamat Tahun Baru Islam 1434 Hijriah     15 November 2012 : Mari Kita Lakukan Gerakan Hemat Air, Hemat Listrik, dan Hemat Sumber Energi Untuk Generasi Yang Akan Datang.     15 November 2012 : Buanglah Sampah Yang Telah Dipilah Sesuai Tempat & Waktunya, Pukul 17.00 s/d 20.00 Wite.     31 Mei 2012 : Kota Tarakan Kembali Mendapat Penghargaan Wahana Tata Nugraha dengan kategori Kota Sedang Tahun 2012     24 Mei 2012 : Himbauan kepada seluruh pengendara jalan raya yang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, dan sejenisnya agar tidak menggunakan alat komunikasi seluler (handphone) saat mengemudi, karena dapat membahayakan keselamatan bersama.     23 Mei 2012 : Petenis Jia Jing Lu yang berasal dari China berhasil menjadi Juara dalam Bank Kaltim Walikota Open Tournament Women`s Circuit 2012     03 Mei 2012 : Pemerintah Kota Tarakan turut berbela sungkawa sedalam dalamnya, atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH.           
HUT RI

Menu Utama

SKPD

Info Pengunjung
Hits : 7948325
Tamu :
IP : 50.16.132.180


Terima kasih atas kunjungan Anda

Link Banner
Kota Tarakan
LPSE Kota Tarakan
MPLIK Kota Tarakan
Tarakan Tourism

  
  .:: Rubrik Kita ::.

Semoga Di Tarakan Ga Ada Genk Motor

09 November 2007 | dibaca 5829 kali | 93 komentar

Rubrik Kita - Artikel - Semoga Di Tarakan Ga Ada Genk MotorTarakan, - Beberapa hari ini di televisi swasta terutama program berita kita melihat kejadian yang happening banget, yakni hebohnya anak Genk Motor Bandung diburu aparat kepolisian Polwiltabes Bandung.

Mereka diburu karena diduga telah menganiaya seorang pegawai bea cukai hingga tewas pertengahan bulan Oktober 2007. Dan saat ini telah ditangkap lima orang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka sedang diperiksa sejauh mana keterlibatan para bikers di Bandung dalam kasus kriminal yang menyebabkan hilangnya nyawa orang yang tak berdosa.

Bila kita melancong ke Kota Bandung pasti kita akan melihat beberapa gravity di tembok bangunan dari empat Gank Terbesar yang terkenal dikalangan anak muda, yakni XTC (Exalt to Coitus), Brigez (Brigade Seven), GBR (Grab On Road), dan Moonraker. Keempat gank ini adalah musuh bubuyutan (musuh turun temurun) dijalanan, bila mereka bertemu pasti chaos dan tawuran missal. namun yang paling panas adalah dua Genk Terbesar, XTC vs Brigez (keduanya mengklaim mempunyai anggota hingga ribuan anak muda). Bila mereka bertemu tak ayal Samurai, double stick, stick softball, sankur, rantai gear, bahkan senjata api menjadi alat yang sah untuk membantai musuhnya dijalanan.

Tak jarang berjatuhan korban luka parah, bahkan hingga hilangnya nyawa anggota genk tersebut dalam tawuran. Namun hanya 70% yang terekspos ke media, sisanya berhasil ditutupi hingga tidak terendus oleh wartawan dan aparat keamanan.

Pihak aparat dari Polwiltabes Bandung beberapa waktu lalu berhasil menemukan file berupa rekaman visual `ospek` anggota baru yang akan masuk salah satu dari genk terbesar tersebut, ternyata tayangan visualnya pasti akan membuat miris para orang tua yang menyaksikannya, karena lebih sadis dari `pelonco STPDN`. Dalam tayangan tersebut, para calon anggota ditelanjangi (maaf : hanya memakai celana dalam), kemudian dihajar para seniornya terus disuruh betumbuk (red, berkelahi) satu sama lain dengan tangan kosong. Rekaman ini ditanyangkan di Global TV hari Kamis (08/11) jam 17.00 Wite.

Ini dilakukan para senior dengan tujuan agar anggota genk yang baru lulus `Ospek` menjadi pemberani saat bertemu musuh dijalanan. Dan yang lebih gila lagi ditemukannya document tidak jelas asal usulnya dari genk mana, yang isinya : bunuh polisi – bantai musuh – jangan turuti orang tua. Sudah barang tentu hal ini bagi para orang tua membuat merinding bulu kuduk, karena `sangat sesat` doktrin genk motor yang bersangkutan.

Keganasan para Ali Topan (red, bikers) Kota Bandung mencuat pada awal Tahun 2000. Mereka seakan menjadi momok yang menakutkan bagi warga Bandung yang akan bepergian di malam hari, karena mereka biasanya akan konvoi dengan ratusan motor mencari keberadaan musuh bubuyutannya. Bahkan Bila tidak menemukan musuhnya mereka tak segan-segan menganiaya sesiapa yang mereka temukan dijalanan, mereka akan menggasak harta benda termasuk merampas kendaraan motor si korban. Sudah banyak warga bandung yang menjadi korban kebrutalan gangster Bandung.

Sebetulnya tidak hanya Empat Gank diatas yang ada di Bandung, masih ada nama – nama perkumpulan motor lainnya. Sebut nama Brotherhood (kumpulan motor classic seperti Norton, BSA, BMW), STRG, Patorados, STFR, Max Speed, Popeye, Stuff, Smurf, MMC, SOCB dan lain sebagainya. Tapi keberadaan mereka lebih santun dijalanan.

Sudah barang tentu keberingasan empat genk terbesar di kota kembang ini sangat mengecewakan para `gegedugnya` (red, pendirinya). Semasa saya menjadi element dari Moonraker dan XTC (tahun 1987 – 1999), hal – hal yang terjadi belakangan ini tidak pernah terjadi. Angkatan kami paling hanya kongkow di base camp, mengikuti kejuaraan Road Race, balap liar (taruhan tentunya), dan baksos.

Memang pada masa kami ada juga `ospek` untuk menjadi bagian dari perkumpulan motor tersebut, namun ospek yang dilakukan hanya menembus waktu standar yang ditentukan dalam jarak 3 km. bila gagal menembus waktu maka akan diberi kesempatan dua kali lagi dan bila gagal kembali maka yang bersangkutan tidak berhak mempunyai kartu anggota dan jaket kebesaran namun tetap bisa bergabung, hanya enam bulan kemudian harus di`ospek` kembali oleh para gegedugnya.

Bersyukur di Tarakan tidak ada genk motor, yang ada hanya club motor. Sehingga situasi di jalanan lebih aman dan tidak ada tindak criminal yang di lakukan anak motor. Satu lagi sebelum saya akhiri, perbedaan genk dan club motor adalah anggota genk bebas menggunakan berbagai macam merk motor dan harus di`ospek` bila mau menjadi anggota, sedangkan club motor anggotanya harus menggunakan merk motor yang sama sesuai dengan nama club dan tidak melalui acara ospek mengospek. Semoga di kota Tarakan tidak akan pernah ada yang namanya Genk Motor, agar selalu tertib.



Pengirim/Sumber Artikel :
ABO. (abo_bimo@yahoo.co.id / mantan Moonraker dan XTC )


kembali - index rubrik


Rubrik Tarakan - 5 (lima) Artikel sebelumnya :



Komentar :



Isi Komentar :

[ Gunakan Bahasa yang Sopan dan Tidak berunsur SARA, Subyektif, Individual, Fitnah, SPAM ]
Dalam pengisian nama gunakan abjad/hurup (a-z A-Z) tanpa angka (0-9) minimal 4 karakter

Nama (*): (25 karakter)
Komentar (*): (500 karakter)
Kode Image(*):    93242
Keterangan: (*) = harus diisi

  
Fans Facebook

Fans Facebook tarakankota.go.id

Selengkapnya


Kalender

Agenda Walikota
2013-05-17
Upacara Korpri

2013-05-17
Penanaman pohon 1 siswa 3 pohon

2013-05-17
Rapat pembentukan panitia dalam rangka persiapan manunggal TNI KB-Kesehatan tahun 2013

2013-05-17
Paparan hasil kajian kerjasama daerah di Kota Tarakan oleh Universitas Brawijaya Malang

2013-05-16
Rapat Berkenaan dengan pemasangan baleho


Selengkapnya

Info Harga Pasar
1. Lombok Keriting
Rp. 45.000 per Kg

2. Bawang Merah
Rp. 32.000 per Kg

3. Daging Ayam Pedaging
Rp. 35.000-45.000 per Kg

4. Bawang Putih
Rp. 20.000 per Kg

5. Ayam Pedaging
Rp. 30.000 per Kg/Bb

6. Lombok Kecil
Rp. 60.000 per Kg

7. Sirsak
Rp. 10.000-20.000 per Buah

8. Nenas
Rp. 5.000-20.000 per Buah

9. Telur Ayam Ras
Rp. 31.000-35.000 per Piring

10. Terong
Rp. 14.000 per Ikat

11. Buncis
Rp. 20.000 per Kg

12. Lombok Besar
Rp. 30.000 per Kg

13. Telur Itik Asin
Rp. 2.000 per Butir

14. PT Dedak
Rp. 4.000 per Kg

15. Kacang Hijau
Rp. 18.000 per Kg

16. PT Jagung Giling
Rp. 7.000 per Kg

17. Telur Ayam Kampung
Rp. 2.000 per Butir

18. Kacang Tanah
Rp. 20.000 per Kg

19. Pepaya
Rp. 10.000-20.000 per Buah

20. Jagung
Rp. 10.000 per Ikat

21. Telur Itik
Rp. 2.000 per Butir

22. PT Jagung Pipil
Rp. 6.000 per Kg

23. Telur Puyuh
Rp. 30.000 per Piring

24. PT Tepung Udang
Rp. 3.000 per Kg

25. SBW Pecahan
Rp. 1.000.000-1.500.000 per KG

26. SBW Mangkok Pilihan
Rp. 5.000.000-6.000.000 per KG

27. SBW Sudut
Rp. 2.000.000-3.500.000 per KG

28. SBW Mangkok
Rp. 3.500.000-5.000.000 per KG

29. Beras IR 64
Rp. 15.000 per Kg

30. Kambing
Rp. 1.500.000-3.000.000 per Ekor


Last Update :
04 Juni 2013


Selengkapnya

Kotak Pesan
2013-03-13 09:57:34
sular jo  
Semoga semakin maju kota Tarakan, sebagai mantan guru di Tarakan ( SMPN 5 Tarakan ) bangga dengan kemajuan Kota Tarakan. Sularjo di Surabaya Telp 081332457724

2013-03-11 11:44:43
ANHAR  
SAYA LULUSAN SARJANA BIOLOGI MEMBUTUHKAN SEKOLAH UNTUK MENGABDI DAN DEDIKASI SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI PENDIDIKAN MERATA DI INDONESIA SEKARANG SAYA ADA DI BONTANG KALIMANTAN TIMUR. SAYA MOHON PERTIMBANGANNYA

2013-03-10 15:14:08
ahmad pasau  
ass. butuh informasi ni, aku lulusan S.1keguruan sedang ingin mencari pekerjaan, kalu ada yang butuh tenaga pengaja tolong di infokan, untuk wilayah tarakan dan bulungan, makasih

2013-03-06 10:17:31
Rusly  
kangen Kota BAIS, apa kabar teman-teman diskominfo?

2013-03-05 09:00:14
iriana  
apa solusi dari pemerintah tentang krisis listrik yg terjadi saat ini??


Selengkapnya

Pencarian
Google.Com Tarakan

Dikelola oleh Diskominfo Tarakan 2010
Jl. Kalimantan No.1 Telp.(0551)21620, 34304 Kota Tarakan - Kalimantan Utara - Indonesia
Best Viewed 1024 x 768 Pixel Enable Flash Macromedia Plugin
Waktu Akses: 0.049 detik