Menurut Kamus Praktis Bahasa Indonesia, motif adalah corak, pola; alasan seseorang melakukan sesuatu. Sedangkan yang dimaksud dengan motivasi adalah dorongan atau kecenderungan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar melakukan tindakan dengan tujuan tertentu; usaha-usaha yang menyebabkan seseorang atau kelompok orang tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendaki. Dengan demikian motivasi kerja dapat diartikan sebagai keinginan atau kebutuhan yang melatarbelakangi seseorang sehingga ia terdorong untuk bekerja.
Kekuatan motivasi seseorang untuk bekerja atau berprestasi tercermin secara langsung dalam upaya seberapa jauh ia mau bekerja keras. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi kerja tampak sebagai kebutuhan pokok manusia. Masing-masing bekerja menurut aturan atau ukuran yang telah ditetapkan, dengan saling menghormati, saling membutuhkan serta saling menghargai.
Seseorang yang memiliki motivasi kerja, dapat terlihat dari ciri-ciri antara lain sebagai berikut: (1) kinerjanya tergantung pada usaha dan kemampuan yang dimilikinya, (2) memiliki kemampuan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang sulit, dan (3) seringkali terdapat umpan balik yang konkret tentang bagaimana seharusnya ia melaksanakan tugas secara optimal, efektif, dan efisien.
Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan motivasi kerja.
Pertama, Menciptakan suasana kondusif. Suasana kondusif ini dapat tercipta bilamana seluruh komponen di dalamnya bersatu padu, saling menghormati, tidak bersikap otoriter atau mau menang sendiri, serta menghilangkan kesan adanya perbedaan antara senior dan junior.
Kedua, Adanya rasa kebersamaan dan keterbukaan. Hal ini ditandai dengan adanya sikap saling menghormati, saling menghargai, serta adanya jalinan komunikasi yang harmonis antara pimpinan dengan bawahannya atau antar sesamanya. Tanpa rasa kebersamaan dan keterbukaan dari semua pihak, maka akan timbul asumsi yang kurang baik, yang pada akhirnya akan berdampak pada kinerja yang dihasilkan. Oleh karenanya rasa kebersamaan dan keterbukaan ini perlu sekali dipertahankan agar kita tercipta rasa nyaman dalam bekerja.
Ketiga, Bekerja dengan tekun, semangat dan tidak cepat berputus asa. Teruslah berusaha dan berdo’a, insyaallah tercapai apa yang dicita-citakan.
*) Praktisi Pendidikan Kota Tarakan Kaltim.
Pengirim/Sumber Artikel : Fitrianur, S.Pd., M.Pd.*)
|