Hari Pendidikan Nasional
 Sekilas Info : 15 Desember 2012 : Dirgahayu Kota Tarakan ke - 15     27 November 2012 : Himbauan Kepada seluruh Masyarakat Kota Tarakan yang akan meninggalkan rumah / tempat tinggal dalam keadaan kosong, agar memeriksa kembali kompor dan alat-alat elektronik dalam keadaan aman, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan     21 November 2012 : Dihimbau kepada masyarakat yang akan meninggalkan rumah/ tempat tinggal dalam keadaan kosong, agar memeriksa kembali kondisi pintu dan jendela agar dalam keadaan terkunci rapat, untuk menghindari terjadinya tindakan yang tidak diharapkan.     15 November 2012 : Selamat Tahun Baru Islam 1434 Hijriah     15 November 2012 : Mari Kita Lakukan Gerakan Hemat Air, Hemat Listrik, dan Hemat Sumber Energi Untuk Generasi Yang Akan Datang.     15 November 2012 : Buanglah Sampah Yang Telah Dipilah Sesuai Tempat & Waktunya, Pukul 17.00 s/d 20.00 Wite.     31 Mei 2012 : Kota Tarakan Kembali Mendapat Penghargaan Wahana Tata Nugraha dengan kategori Kota Sedang Tahun 2012     24 Mei 2012 : Himbauan kepada seluruh pengendara jalan raya yang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, dan sejenisnya agar tidak menggunakan alat komunikasi seluler (handphone) saat mengemudi, karena dapat membahayakan keselamatan bersama.     23 Mei 2012 : Petenis Jia Jing Lu yang berasal dari China berhasil menjadi Juara dalam Bank Kaltim Walikota Open Tournament Women`s Circuit 2012     03 Mei 2012 : Pemerintah Kota Tarakan turut berbela sungkawa sedalam dalamnya, atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH.           
Menu Utama

SKPD

Info Pengunjung
Hits : 7847905
Tamu :
IP : 50.17.109.248


Terima kasih atas kunjungan Anda

Pencarian
Google.Com Tarakan

Link Banner
Kota Tarakan
LPSE Kota Tarakan
MPLIK Kota Tarakan
Tarakan Tourism

  
  .:: Rubrik Kita ::.

Membangun Semangat Kaltara

12 Desember 2008 | dibaca 1989 kali | 0 komentar

Rubrik Kita - Artikel - Membangun Semangat KaltaraMengapa kaltara perlu ada ? pertanyaan itu seharusnya dijawab oleh para pejuang berdirinya Kaltara. Karena pertanyaan itu pada suatu saat akan bermunculan bak virus dan merayap dan akan menjadi penyakit kronis.

Ahli kesehatan mengatakan mencegah itu lebih abdol (baik) dari pada mengobati. Logikanya, kalau mengobati maka kita tinggal membeli saja obat di kedai atau tokoh obat. Tapi kalau mencegah maka pertanyaannya bisa panjang, karena ia perlu perencanaan yang matang. Tapi mencegah adalah rumus satu-satunya untuk mendapat yang terbaik, karena virus tersebut belum terlihat atau masih kecil. Ini berbeda kalau sudah menjadi penyakit dan menyebar maka strategy pengobatan merupakan cara "terburuk", walau harus dilakukan juga.

Mengutif kalimat pembuka diatas, mengapa Kaltara perlu ada..? maka jawabannya ada di dada para pejuang berdirinya provinsi baru dengan nama Kaltara.

Ketika ada isu maka akan muncul komentar pro dan kontra alias ada yang setuju dan ada yang tidak. Yang pro dan kontra ini juga memiliki latar belakang yang berbeda terutama dalam sisi pemikiran dan berkomentar. Latar belakang yang memicu mereka melakukan sesuatu itu adalah mulai dari pendidikan, status sampai referensi (bahan bacaan ) masing–masing individu.

Nah… ibarat penyakit, maka yang kontra ini akan mengecam habis pasukan pejuang Kaltara dengan latar belakangnya tadi. Misalnya, apa guna Provinsi baru bila Otonomi Daerah sudah ada atau dengan berdirinya Provinsi baru maka kita akan mulai dari nol. Yang lebih parah ada yang kontra menelan habis isu yang pernah di lontarkan tahun 2004 itu, bahwa dengan Kaltara maka pembagian kue kebahagiaan (dana perimbangan ) akan menyusut.

Yang sempat "terpengaruh" dengan isu itu adalah Kabupaten Berau yang pada mulanya "mendukung" kemudian balik arah dan mengatakan mereka lebih focus membentuk Kab Baru. Padahal mau memekarkan daerah baru bisa sekarang atau bisa saat berdirinya Provinsi baru alias kapan saja. Apa lagi Kab Baru itu memiliki wilayah yang sangat luas, kalau loby-loby bagus dengan mengangkat tema-tema yang actual seperti kemiskinan dan percepatan bangunan wilayah perbatasan dan lain sebagainya, yakinlah para petinggi di Jakarta akan ambil peduli dan kemudian tinggal mematangkan perencanaan lanjutan.

Untung ada KTT atau kabupaten tana tidung, yang mengisi kekosongan yang ditinggalkan Berau. Hingga alasan pusat tentang belum terpenuhinya kuota standar yang telah ditetapkan dapat diketepikan, untung ada KTT. Kembali ketopik, para pejuang baik yang muda–muda maupun yang senior harus mampu meredam isu yang sebentar lagi menjadi batu sandungan. Jangan terlalu percaya diri bahwa perjuangan Kaltara akan sukses berat. Optimis berlebihan tanpa dukungan perencanaan yang matang bisa berubah menjadi ke gagalan berat.

Ingat !!!!! menyatukan koor suara masyarakat yang beragam bukannya mudah, perlu kerja keras. Perjuangan Kaltara ini sudah lama sahabat..? mulai tahun 90 an keatas dengan cara menyebarkan isu (walau tidak terkoordinir dengan baik) sampai yang agak rapi (tahun 1990-2004) yang di dukung penuh oleh kepala daerah. Kita tidak mau perjuangan yang telah di bangun kembali dengan susah payah itu mentah lagi dan menjadi efisode lanjutan dari "kegagalan" atau paling tidak jadwalnya terus berubah dan kita tidak tau kapan Kaltara terbentuk.

Penyatuan langkah para pemuda di Tg Selor dalam rangka percepatan berdirinya Kaltara harus segera ditindak lanjuti dengan skema lanjutan. Mereka harus merencanakan sosialisasi terencana, baik di Media maupun terjun langsung ke masyarakat. Mereka harus menceritakan tentang kelebihan kaltara, bukan terpengaruh dengan isu dimana letak provinsi baru itu atau siapa yang jadi "bos"nya kelak. Ini malapetaka besar yang dapat merubuhkan sendi-sendi dasar persatuan yang sangat membutuhkan penguatan-penguatan untuk berdiri tegak.

Katakan kepada mereka bahwa bila Kaltara terbentuk maka akan terjadi hal yang positif, misalnya pengurusan dalam bentuk apapun akan menjadi mudah, pembangunan bisa optimal karena kedekatan wilayah, investasi langsung masuk ke Utara tidak lewat Samarinda, bantuan dalam bentuk apapun hanya di bagi 5 yakni, Tarakan, Bulungan, Nunukan, Malinau dan KTT, bukan dibagi 12 seperti yang lalu.

Dan masih banyak lagi hal positif yang harus di jadikan isu central agar, masyarakat tau, mengerti dan mau berubah serta mendukung berdirinya Kaltara. Silahkan dikaji lebih lanjut. Isu positif yang mengetengahkan kelebihan tentang keberadaan Kaltara harus di susun dengan rapi atau semacam juklat dalam bersosialisasi. Kalau bisa, dijadikan buku pegangan untuk sebagai bahan dalam kegiatan apa saja.

Ketika isu local bisa di konter dengan baik maka selanjutnya bikin isu nasional yang baik dan terencana. Untuk tingkat nasional manfaatkan tokoh muda atau tua yang memiliki link yang baik dipusat. Jangan sembarangan orang yang dibajak untuk menjadi penanggung jawab dalam memenej propaganda dan publikasi untuk tingkat nasioanl karena bisa saja tokoh yang kita gandeng itu bagus di dalam kandang tapi di luar kandang "jeblok", Banyak musuhnya.

Tunjuk juru bicara ditiap daerah yang memiliki kompeten untuk bicara ke Media .Jangan semua bicara nanti justru menjadi boomerang.

Karena semuanya sudah tersusun dengan rapi maka endingnya kita serahkan kepada Allah, karena kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan sangat terencana. Kalau berhasil maka itu hasil kerja sama, dan kalau tidak berhasil maka itu juga hasil kerja sama. Tidak ada yang merasa sangat berjasa bila endingnya bagus atau merasa bersalah bila endingnya buruk.

Ayo berjuang untuk Kaltara

Pengirim/Sumber Artikel :
Husein Hendy / Pengamat Media


kembali - index rubrik


Rubrik Tarakan - 5 (lima) Artikel sebelumnya :



Komentar :



Isi Komentar :

[ Gunakan Bahasa yang Sopan dan Tidak berunsur SARA, Subyektif, Individual, Fitnah, SPAM ]
Dalam pengisian nama gunakan abjad/hurup (a-z A-Z) tanpa angka (0-9) minimal 4 karakter

Nama (*): (25 karakter)
Komentar (*): (500 karakter)
Kode Image(*):    40997
Keterangan: (*) = harus diisi

  
Fans Facebook

Fans Facebook tarakankota.go.id

Selengkapnya


Kalender

Pengumuman
Perpres No. 70 Tahun 2012 (Bahan Sosialisasi, Batang Tubuh dan Penjelasan) [2012-09-03]
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433H / 2012M Kota Tarakan dan Sekitarnya [2012-07-21]
Himbauan Registrasi e-Procurement di LPSE Kota Tarakan [2012-01-31]
Pengumuman Pelatihan LPSE Kota Tarakan untuk Panitia dan Penyedia [2011-12-31]
Kotak Pos 3939 Tarakan [2011-07-04]

[Selengkapnya]

Agenda Walikota
2013-05-17
Upacara Korpri

2013-05-17
Penanaman pohon 1 siswa 3 pohon

2013-05-17
Rapat pembentukan panitia dalam rangka persiapan manunggal TNI KB-Kesehatan tahun 2013

2013-05-17
Paparan hasil kajian kerjasama daerah di Kota Tarakan oleh Universitas Brawijaya Malang

2013-05-16
Rapat Berkenaan dengan pemasangan baleho


Selengkapnya

Info Harga Pasar
1. Daging Ayam Pedaging
Rp. 30.000-35.000 per Kg

2. Lombok Keriting
Rp. 40.000 per Kg

3. Lombok Kecil
Rp. 40.000 per Kg

4. Lombok Besar
Rp. 30.000 per Kg

5. Telur Puyuh
Rp. 30.000 per Piring

6. Bawang Putih
Rp. 30.000 per Kg

7. PT Jagung Giling
Rp. 7.000 per Kg

8. Kacang Hijau
Rp. 18.000 per Kg

9. PT Jagung Pipil
Rp. 6.000 per Kg

10. PT Dedak
Rp. 4.000 per Kg

11. PT Tepung Udang
Rp. 3.000 per Kg

12. Telur Ayam Kampung
Rp. 2.000 per Butir

13. Telur Itik
Rp. 2.000 per Butir

14. Bawang Merah
Rp. 25.000-40.000 per Kg

15. Ayam Pedaging
Rp. 26.000 per Kg/Bb

16. Buncis
Rp. 15.000 per Kg

17. Telur Ayam Ras
Rp. 30.000-32.000 per Piring

18. Kacang Tanah
Rp. 20.000 per Kg

19. Pepaya
Rp. 10.000-20.000 per Buah

20. Jagung
Rp. 10.000 per Ikat

21. Telur Itik Asin
Rp. 2.000 per Butir

22. SBW Mangkok
Rp. 3.500.000-5.000.000 per KG

23. SBW Mangkok Pilihan
Rp. 5.000.000-6.000.000 per KG

24. SBW Sudut
Rp. 2.000.000-3.500.000 per KG

25. SBW Pecahan
Rp. 1.000.000-1.500.000 per KG

26. Kambing
Rp. 1.500.000-3.000.000 per Ekor

27. Beras IR 64
Rp. 15.000 per Kg

28. Jeruk
Rp. 13.000 per Kg

29. Daging Sapi
Rp. 90.000 per Kg

30. Daun Bawang
Rp. 40.000 per Kg


Last Update :
21 Mei 2013


Selengkapnya

Kotak Pesan
2013-03-13 09:57:34
sular jo  
Semoga semakin maju kota Tarakan, sebagai mantan guru di Tarakan ( SMPN 5 Tarakan ) bangga dengan kemajuan Kota Tarakan. Sularjo di Surabaya Telp 081332457724

2013-03-11 11:44:43
ANHAR  
SAYA LULUSAN SARJANA BIOLOGI MEMBUTUHKAN SEKOLAH UNTUK MENGABDI DAN DEDIKASI SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI PENDIDIKAN MERATA DI INDONESIA SEKARANG SAYA ADA DI BONTANG KALIMANTAN TIMUR. SAYA MOHON PERTIMBANGANNYA

2013-03-10 15:14:08
ahmad pasau  
ass. butuh informasi ni, aku lulusan S.1keguruan sedang ingin mencari pekerjaan, kalu ada yang butuh tenaga pengaja tolong di infokan, untuk wilayah tarakan dan bulungan, makasih

2013-03-06 10:17:31
Rusly  
kangen Kota BAIS, apa kabar teman-teman diskominfo?

2013-03-05 09:00:14
iriana  
apa solusi dari pemerintah tentang krisis listrik yg terjadi saat ini??


Selengkapnya

Dikelola oleh Diskominfo Tarakan 2010
Jl. Kalimantan No.1 Telp.(0551)21620, 34304 Kota Tarakan - Kalimantan Utara - Indonesia
Best Viewed 1024 x 768 Pixel Enable Flash Macromedia Plugin
Waktu Akses: 0.047 detik