Hari Pendidikan Nasional
 Sekilas Info : 15 Desember 2012 : Dirgahayu Kota Tarakan ke - 15     27 November 2012 : Himbauan Kepada seluruh Masyarakat Kota Tarakan yang akan meninggalkan rumah / tempat tinggal dalam keadaan kosong, agar memeriksa kembali kompor dan alat-alat elektronik dalam keadaan aman, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan     21 November 2012 : Dihimbau kepada masyarakat yang akan meninggalkan rumah/ tempat tinggal dalam keadaan kosong, agar memeriksa kembali kondisi pintu dan jendela agar dalam keadaan terkunci rapat, untuk menghindari terjadinya tindakan yang tidak diharapkan.     15 November 2012 : Selamat Tahun Baru Islam 1434 Hijriah     15 November 2012 : Mari Kita Lakukan Gerakan Hemat Air, Hemat Listrik, dan Hemat Sumber Energi Untuk Generasi Yang Akan Datang.     15 November 2012 : Buanglah Sampah Yang Telah Dipilah Sesuai Tempat & Waktunya, Pukul 17.00 s/d 20.00 Wite.     31 Mei 2012 : Kota Tarakan Kembali Mendapat Penghargaan Wahana Tata Nugraha dengan kategori Kota Sedang Tahun 2012     24 Mei 2012 : Himbauan kepada seluruh pengendara jalan raya yang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, dan sejenisnya agar tidak menggunakan alat komunikasi seluler (handphone) saat mengemudi, karena dapat membahayakan keselamatan bersama.     23 Mei 2012 : Petenis Jia Jing Lu yang berasal dari China berhasil menjadi Juara dalam Bank Kaltim Walikota Open Tournament Women`s Circuit 2012     03 Mei 2012 : Pemerintah Kota Tarakan turut berbela sungkawa sedalam dalamnya, atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH.           
HUT RI

Menu Utama

SKPD

Info Pengunjung
Hits : 7948503
Tamu :
IP : 54.242.233.11


Terima kasih atas kunjungan Anda

Link Banner
Kota Tarakan
LPSE Kota Tarakan
MPLIK Kota Tarakan
Tarakan Tourism

  
  .:: Rubrik Kita ::.

Membangun Semangat (Kaltara I)

11 Desember 2008 | dibaca 2240 kali | 1 komentar

Rubrik Kita - Artikel - Membangun Semangat (Kaltara I)Maman adalah orang yang sibuk terutama di kantor, saking sibuknya, kegiatan bersosialisasi dengan lingkungannya sangat kecil. Yang parahnya moment berpapasan dengan warga di tempat tinggalnya saat turun kantor ia anggap sudah bersosialisasi. Serta permintaan sumbangan yang tidak pernah ia tolak ia anggap prilaku yang akan menawan masyarakat sekitarnya dan menganggap ia telah berbuat baik. Dan memang di kantornya ia termasuk orang yang “baik” kususnya teman-teman sekantor,tapi itu dikantor?.

Tapi dikampung? batang hidungnya baru dapat dilihat dengan agak lama bila ia mengundang warga setempatnya saat ada selamatan atau ulang tahun anaknya. Praktis diluar itu semua, Maman seperti orang gaib ,hanya dapat dilihat ketika turun dan pulang kantor.

Shalat Terawih saja dilakukan di Masjid yang paling jauh dari rumahnya dengan alasan jauh melangkah banyak pahala. Padahal di sekitar rumahnya ada Masjid dan Surau yang dapat dijadikan media untuk saling kenal dan saling akrab antara ia dan warga kampung.

Tapi dipikiran Maman lain lagi, yang penting itu ke Masjid dan salahkan orang lain yang tidak sholat. Itulah Maman, segala jenis alasan ia tarik untuk membenarkan tingkah lakunya yang agak menyimpang dari penglihatan dan penilaian warga di tempat tinggalnya.

Oke saya sedikit menyimpang dari cerita diatas, mari kita tengok tentang sekelompok pemuda yang tergabung dalam KNPI Se Kaltara yang tengah melakukan konsilidasi terkait masalah pendirian Provinsi baru dengan nama Kaltara atau Kalimantan Utara.

Pertemuan Di Tg Selor belum lama ini membangun kembali mimpi lama, mimpi yang sempat memicuk semangat heroik para pemuda tahun 1999 yang dengan gencarnya mensosialisasikan kaltara di pentas Nasional. Ismed Mado dan kawan–kawan baik dari Berau, Bulungan, Tarakan dan Nunukan melakukan Roud Show meloby petinggi daerah saat itu.

Demikian juga Sofwan Asnawi, wartawan Koran Harian Pembahruan Jakarta sekaligus Wakil Ketua PWI Kaltim mereka ajak mensosialisasikan kata KALTARA di mana saja mereka berada.

Hasilnya..? sangat bagus, pada saat itu kepala daerah menyambutnya dan ikut melemparkan isu Kaltara dalam berbagai kesempatan. Dan semangat itu juga yang memicu terbentuknya pertemuan kaltara yang sekaligus dijadikan media untuk berkoordinasi dan propaganda.

Pertanyaannya apakah pertemuan di Tg Selor itu mampu membangkitkan semangat para pemuda dan tokoh Senior se Utara seperti yang pernah terjadi ditahun 1999 -2004 (kalau tidak khilaf)

Dulu ada Ismet Mado yang sangat militan, saking militnya ia lupa kerja, lupa kawin (maaf) dan ada yang mengatakan saat itu kuliahnya tersendat-sendat hanya karena satu kata Kaltara. Ia juga termasuk yang “Tabal Muha” dalam arti positif tentunya. Bupati dan Walikota di Utara ini pasti kenal sosok tinggi kurus berkacamata tebal ini, karena sering didatangi untuk dimintai bantuan.

Tapi strategi brilyan para Pemuda saat perjuangan “hidup mati” pada tahun itu adalah mereka sangat paham arti propaganda. Bukan hanya teori dengan rumus–rumus rumit tapi mereka melaksanakannya dengan baik. Siapa yang tidak kenal Sofwan Asnawi ,salah satu tokoh penting dunia Jurnalis di Kaltim dan kedekatannya dengan pejabat daerah , Provinsi dan Pusat. Ismeth sangat jenius disini karena ia mengikat kuat Sofyan agar terus didalam lingkaran mereka .

Ia dan Sofyan bak kacang dengan kulit, selalu seiring, kemana saja, termasuk minta dana ke pejabat daerah dan saat membuat propaganda besar yang terencana dengan baik yakni Seminar pertama kali di luar Kaltim. Dibantu Mahasiswa asal Utara mereka membuat seminar yang sarat propaganda terencana tersebut di Malang. Banyak wartawan (cetak dan elektronik) yang datang saat itu, dan itu juga dikarenakan kepiawaian Sofwan Asnawi, sang Wakil Ketua PWI Kaltim yang sangat mendukung Utara pisah ranjang dengan Samarinda.

Pertanyaanya adalah? apakah Koalisi KNPI se-Utara Kaltim ini sudah merencanakanya dengan matang terkait masalah Kaltara? Membangun mimpi (semangat) yang sudah lama terkubur bukan hal yang kecil. Ia seperti membangun istana Bisnis yang kadung hancur atau bangkrut karena salah menejemen atau apa saja namanya.

Koalisi KNPI se Utara kaltim jangan terjebak dengan cerita tokoh Maman diatas yang merasa berbuat sesuatu tetapi ternyata masyarakat menilainya lain. Semangat dan Optimis terhadap kerja sangat penting (100X) karena ia pemicu untuk berbuat sesuatu secara konstan.

Tapi semengat tersebut harus di balut dengan strategy yang matang dan terencana .Saya ingat kata Sofyan Asnawi, waktu itu di jembatan SDF saat ia dan Ismeth hendak ke Tg Selor. Katanya saat itu kepada saya (penulis) kalau mau berhasil, gerakan kepala daerah dan buat mereka merasa menjadi penggerak utama aktivitas kepemudaan dan pemuda jangan terlalu ditonjolkan. Serta Media sangat penting, katanya, tanpa mereka, strategy sosialisasi akan berjalan tersendat. Makanya jangan heran, Sofyan saat itu selalu memompa semangat semua pihak dengan tulisan-tulisanya baik di Media local maupun Nasional.

Mengutif kata-kata sang Jurnalis senior ini, maka sudah sepatutnya koalisi KNPI se Utara dalam memperjuangakan titik final dari perjuangan pemuda diakhir tahun 90 an itu mengingat wejenangan Sofyan Asnawi ini.

1.Libatkan PENUH TOKOH DAERAH/PEMIMPIN DAERAH

2.Libatkan penuh unsur Jurnalis kalau bisa tokohnya yang memiliki keistmewaan kusus terutama saat membuat link-link secara Vertikal dan horizontal.

Propaganda ini harus dimenej dengan baik dan jangan menggunakan menejemen reaktif, harus terencana dan terukur.

Ciri-ciri menejemen reaktif ini dapat dilihat ketika mereka menyebarkan isu di media, teras sekali kesimpang siuran informasi dan kadang bisa jadi memicu sikap kontra masyarakat..Berbeda dengan yang terencana, maka pencitraan positifnya sangat menonjol mulai dari awal sampai akhir mengarah ke satu tujuan sebagai target sasaran.

Ahli strategi propaganda sangat dibutuhkan sekumpulan pemuda–pemuda pejuang ini untuk mengangkat ,manjaga dan mengawal semangat dan emosi agar terkendali dan berjalan stabil.Jangan jadi seperti Tokoh Maman diatas, yang hanya melakukan sesuatu berdasarkan perasaannya saja. Ia harus direncanakan, dimatangkan dan kemudian dilakukan agar segera sampai ketujuan.



Pengirim/Sumber Artikel :
Husein Hendy / pengamat Media


kembali - index rubrik


Rubrik Tarakan - 5 (lima) Artikel sebelumnya :



Komentar :



Isi Komentar :

[ Gunakan Bahasa yang Sopan dan Tidak berunsur SARA, Subyektif, Individual, Fitnah, SPAM ]
Dalam pengisian nama gunakan abjad/hurup (a-z A-Z) tanpa angka (0-9) minimal 4 karakter

Nama (*): (25 karakter)
Komentar (*): (500 karakter)
Kode Image(*):    39291
Keterangan: (*) = harus diisi

  
Fans Facebook

Fans Facebook tarakankota.go.id

Selengkapnya


Kalender

Agenda Walikota
2013-05-17
Upacara Korpri

2013-05-17
Penanaman pohon 1 siswa 3 pohon

2013-05-17
Rapat pembentukan panitia dalam rangka persiapan manunggal TNI KB-Kesehatan tahun 2013

2013-05-17
Paparan hasil kajian kerjasama daerah di Kota Tarakan oleh Universitas Brawijaya Malang

2013-05-16
Rapat Berkenaan dengan pemasangan baleho


Selengkapnya

Info Harga Pasar
1. Lombok Keriting
Rp. 45.000 per Kg

2. Bawang Merah
Rp. 32.000 per Kg

3. Daging Ayam Pedaging
Rp. 35.000-45.000 per Kg

4. Bawang Putih
Rp. 20.000 per Kg

5. Ayam Pedaging
Rp. 30.000 per Kg/Bb

6. Lombok Kecil
Rp. 60.000 per Kg

7. Sirsak
Rp. 10.000-20.000 per Buah

8. Nenas
Rp. 5.000-20.000 per Buah

9. Telur Ayam Ras
Rp. 31.000-35.000 per Piring

10. Terong
Rp. 14.000 per Ikat

11. Buncis
Rp. 20.000 per Kg

12. Lombok Besar
Rp. 30.000 per Kg

13. Telur Itik Asin
Rp. 2.000 per Butir

14. PT Dedak
Rp. 4.000 per Kg

15. Kacang Hijau
Rp. 18.000 per Kg

16. PT Jagung Giling
Rp. 7.000 per Kg

17. Telur Ayam Kampung
Rp. 2.000 per Butir

18. Kacang Tanah
Rp. 20.000 per Kg

19. Pepaya
Rp. 10.000-20.000 per Buah

20. Jagung
Rp. 10.000 per Ikat

21. Telur Itik
Rp. 2.000 per Butir

22. PT Jagung Pipil
Rp. 6.000 per Kg

23. Telur Puyuh
Rp. 30.000 per Piring

24. PT Tepung Udang
Rp. 3.000 per Kg

25. SBW Pecahan
Rp. 1.000.000-1.500.000 per KG

26. SBW Mangkok Pilihan
Rp. 5.000.000-6.000.000 per KG

27. SBW Sudut
Rp. 2.000.000-3.500.000 per KG

28. SBW Mangkok
Rp. 3.500.000-5.000.000 per KG

29. Beras IR 64
Rp. 15.000 per Kg

30. Kambing
Rp. 1.500.000-3.000.000 per Ekor


Last Update :
04 Juni 2013


Selengkapnya

Kotak Pesan
2013-03-13 09:57:34
sular jo  
Semoga semakin maju kota Tarakan, sebagai mantan guru di Tarakan ( SMPN 5 Tarakan ) bangga dengan kemajuan Kota Tarakan. Sularjo di Surabaya Telp 081332457724

2013-03-11 11:44:43
ANHAR  
SAYA LULUSAN SARJANA BIOLOGI MEMBUTUHKAN SEKOLAH UNTUK MENGABDI DAN DEDIKASI SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI PENDIDIKAN MERATA DI INDONESIA SEKARANG SAYA ADA DI BONTANG KALIMANTAN TIMUR. SAYA MOHON PERTIMBANGANNYA

2013-03-10 15:14:08
ahmad pasau  
ass. butuh informasi ni, aku lulusan S.1keguruan sedang ingin mencari pekerjaan, kalu ada yang butuh tenaga pengaja tolong di infokan, untuk wilayah tarakan dan bulungan, makasih

2013-03-06 10:17:31
Rusly  
kangen Kota BAIS, apa kabar teman-teman diskominfo?

2013-03-05 09:00:14
iriana  
apa solusi dari pemerintah tentang krisis listrik yg terjadi saat ini??


Selengkapnya

Pencarian
Google.Com Tarakan

Dikelola oleh Diskominfo Tarakan 2010
Jl. Kalimantan No.1 Telp.(0551)21620, 34304 Kota Tarakan - Kalimantan Utara - Indonesia
Best Viewed 1024 x 768 Pixel Enable Flash Macromedia Plugin
Waktu Akses: 0.047 detik