TARAKAN-Mulai tanggal 5 Mei sampai dengan 18 Juni mendatang, dipastikan sebanyak 17 personel reporter dari media center Sub PB-PON Tarakan, akan mengikuti pelatihan media center di Samarinda. 17 personel media center tersebut terdiri dari 15 orang reporter peliputan dan 2 orang redaktur media center yang sudah direkrut pada Februari lalu.
Secara teknis, 17 personel media center ini akan diberangkatkan secara bertahap dari Tarakan. Untuk angkatan pertama, akan berangkat tanggal 4 Mei, dan disusul angkatan selanjutnya sampai dengan V angkatan yang sudah ditentukan.
Selama berada di Samarinda, para reporter Sub PB-PON Tarakan ini akan mengikuti pelatihan di dua tempat, yaitu di aula Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI) Disnakertrans Jl Untung Suropati dan di Aula Islamic Center Subulussalam Jl Pangeran Suryanata Samarinda.
“Semua transportasi dan akomodasi selama mengikuti pelatihan disiapkan oleh panitia PON,” tegas Jamaluddin, Kabid Data dan Informasi, Sub PB-PON Tarakan.
Materi-materi yang akan didapatkan para reporter selama berada di Samarinda, lanjut Jamaluddin, di antaranya pengetahuan dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, teknik peliputan sampai dengan pengetahuan seputar pelaksanaan PON XVII di Kaltim.
“Pelatihan ini wajib diikuti seluruh reporter. Tidak hanya Tarakan saja, namun juga dari 6 daerah penyelenggara PON di Kaltim,” jelas Jamaluddin.
Tidak hanya itu saja, namun para reporter ini diwajibkan untuk mengikuti pelatihan sampai dengan tuntas, selama satu bulan lebih di Samarinda. Jika tidak, maka konsekuensinya reporter tersebut dianggap tidak layak menjadi bagian dari media center.
Beberapa pelatih yang akan didatangkan, seperti yang disampaikan PB-PON Kaltim melalui surat edaran kepada seluruh Sub PB-PON, di antaranya Depkominfo, KONI Pusat, Dinas Infokom Jatim, Humas PB PON, Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, dan beberapa media terkemuka di Kaltim. (Hms Subpbpon)
|