TARAKAN-Sejak pagi hingga siang , sebanyak 23 orang calon reporter PON XVII yang telah lolos seleksi tahap pertama, kembali mengikuti tes tertulis dan tes praktek untuk tahap II di Media Center, Stadion Datu Adil.
Namun sayang, dari yang seharusnya yang mengikuti seleksi tahap II adalah sebanyak 27 orang, hanya dihadiri 23 orang. "Bagi yang tidak hadir, kompensasinya dianggap mengundurkan diri," kata Eko Pamudjiantoro, koordinator seleksi reporter PON XVII di Tarakan.
Selama tes, para peserta yang mayoritas didominasi mahasiswa dan beberapa wartawan media lokal ini disuguhi materi tulis tentang penyelenggaraan PON dan materi praktek penulisan berita tentang PON.
Khusus untuk materi praktek, para peserta dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 menulis tentang persiapan panitia sub PB PON yang ada di sekretariat Stadion Datu Adil. Kelompok 2 mengenai tanggapan sejumlah warga yang berada di sekitar stadion tentang penyelenggaraan PON di Tarakan. Dan kelompok 3 membuat tulisan ringan (feature) mengenai Stadion Datu Adil sebagai pusat penyelenggaraan PON di Tarakan.
"Tujuannya adalah untuk melihat kemampuan dasar teknik menulis calon reporter," ujar Eko.
Untuk diketahui, tes tahap kedua ini merupakan tes tahap terakhir. Dan selanjutnya, dari 23 peserta, akan dipilih 12 orang untuk menjadi reporter media center PON XVII di Tarakan.
"Pengumuman akan dilakukan tanggal 3 Maret 2008, bersamaan dengan pengumuman operator PON, di Stadion Datu Adil," pungkas Eko.
(Adrie-panitia subpbpon.tarakan) |