Media Center Diskominfo,- Dinas Sosial Kota Tarakan melalui Kepala Dinasnya, Kamis (18/02) memberikan keterangan pers kepada para wartawan menegenai program kerja di tahun 2011.
Masih sama dengan tahun – tahun sebelumnya, tahun ini Dinas Sosial sudah memberikan pelatihan peningkatan keterampilan kepada masyarakat seperti pelatihan menjahit, pelatihan mengelas, dan lain sebagainya dalam rangka persiapan untuk tenaga kerja yang terampil di masa yang akan dating.
“Saat ini kita mendapat dukungan yang cukup baik dari DPRD, dimana di Dinsosnaker khusus dibidang ketenagakerjaan itu ada program pemagangan, artinya yang pernah di latih kemarin di tahun 2010 nantinya akan dipanggil untuk magang ditempat yang sesuai,” jelasnya.
Walaupun jumlahnya tidak besar Pemerintah Kota sudah menyiapkan anggaran untuk orang akan magang tersebut, namun sudah cukup membantu mereka. Tujuan dari pemagangngan ini tak lain agar perusahaan yang dijadikan tempat magang bila merasakan cocok dengan kinerja yang bersangkutan bisa langsung ditarik menjadi karyawannya.
Saat ini kota Tarakan menempati urutan kedua terendah setelah Balikpapan dalam hal persentase angka pengangguran, yakni mencapai 3% lebih. Hal ini menurut Tajuddin diakibatkan dari para pendatang dari luar Tarakan yang mencari pekerjaan tidak sesuai dengan bidang yang di butuhkan di beberapa perusahaan.
Tajuddin juga mengatakan program kerja Dinsosnaker lainnya, yakni berencana akan merehabilitasi 57 unit rumah tidak layak huni di 20 Kelurahan se-Kota Tarakan. Perbaikan akan dimulai April mendatang. Kriteria rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki, diantaranya lantai rumah masih dari tanah, milik pribadi, berdomisili harus selama lima tahun, tidak mempunyai MCK (mandi, cuci, kakus), tidak ada sarana air, dan pondasi rumah tidak permanen.
Menurut Kepala Bidang Sosial Dinsosnaker Kota Tarakan Bambang Irawan, setiap rumah yang akan diperbaiki dianggarkan Rp 15 juta perunit dan perbaikan akan disesuaikan kondisi rumah.
DD, Diskominfo Kota Tarakan.
|